Modul Ajar Kurikulum Merdeka
UPT SMP Negeri 1 Suppa — Informatika Kelas IX
MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA — BAB 1 : INFORMATIKA SMP
A. IDENTITAS MODUL
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
1. Pengetahuan Awal
- Peserta didik telah mempelajari delapan elemen Informatika di kelas VII dan VIII, seperti Berpikir Komputasional (BK), TIK, Sistem Komputer (SK), Jaringan Komputer dan Internet (JKI), Analisis Data (AD), Algoritma dan Pemrograman (AP), Dampak Sosial Informatika (DSI), dan Praktik Lintas Bidang (PLB).
- Peserta didik juga telah memiliki pengalaman menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi, mengolah dokumen, menyajikan informasi, serta melakukan aktivitas pembelajaran berbasis teknologi.
2. Minat
- Peserta didik memiliki minat dalam menggunakan teknologi seperti komputer dan gawai serta memahami bagaimana teknologi dapat membantu dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik juga memiliki ketertarikan terhadap aktivitas visual dan interaktif seperti pembuatan peta konsep, diagram, tabel, dan penyajikan data menggunakan media digital.
3. Latar Belakang
- Peserta didik berasal dari lingkungan yang beragam dengan tingkat paparan teknologi yang bervariasi. Sebagian besar sudah terbiasa menggunakan aplikasi dasar seperti peramban internet dan media sosial.
- Kemampuan numerasi peserta didik juga beragam. Sebagian peserta didik telah mampu membaca tabel dan diagram sederhana, sedangkan sebagian lainnya masih membutuhkan bimbingan dalam menginterpretasikan data, membandingkan jumlah, menghitung persentase sederhana, serta menyajikan informasi dalam bentuk visual.
4. Kebutuhan Belajar
• Membutuhkan peta konsep, diagram, tabel, dan presentasi visual untuk memahami keterhubungan antar elemen Informatika.
• Membutuhkan representasi visual data agar lebih mudah memahami informasi kuantitatif.
• Membutuhkan diskusi kelompok dan presentasi lisan untuk mengartikulasikan pemahaman mereka.
• Membutuhkan kesempatan menjelaskan hasil interpretasi data secara lisan.
• Membutuhkan aktivitas langsung seperti membuat peta konsep, mengumpulkan data sederhana, mengolah data menggunakan perangkat digital, dan menyusun rencana belajar.
• Membutuhkan pengalaman langsung dalam membaca dan mengolah data sederhana menggunakan perangkat digital.
• Membutuhkan latihan menghitung jumlah, selisih, dan persentase sederhana.
• Membutuhkan bimbingan dalam menyajikan data dalam bentuk tabel atau diagram.
• Membutuhkan kesempatan untuk menginterpretasikan data dan menarik kesimpulan berdasarkan informasi kuantitatif.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
Konseptual: Memahami definisi Informatika; Memahami pentingnya Berpikir Komputasional; Memahami keterkaitan antara delapan elemen Informatika; Memahami hubungan Informatika dengan Profil Pelajar Pancasila; Memahami peran data dan informasi kuantitatif dalam menggambarkan pengalaman belajar Informatika.
Prosedural: Mampu membuat peta konsep yang menghubungkan pembelajaran Informatika kelas VII dan VIII; Mampu menyusun rencana pembelajaran untuk kelas IX; Mampu mengumpulkan dan mengelompokkan data sederhana; Mampu mengolah data sederhana menggunakan perangkat digital; Mampu menyajikan data dalam bentuk tabel atau diagram sederhana; Mampu membaca, membandingkan, dan menginterpretasikan data digital.
2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
Materi ini menghubungkan konsep Informatika dengan pengalaman belajar sebelumnya dan persiapan untuk masa depan, serta perannya dalam membentuk karakter sebagai warga digital yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Integrasi numerasi digital membantu peserta didik memahami bahwa data yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari dapat diolah menggunakan teknologi digital untuk menghasilkan informasi yang bermakna dan mendukung pengambilan keputusan.
3. Tingkat Kesulitan
Rendah hingga sedang. Materi bersifat reflektif dan pengantar, namun menuntut kemampuan analisis untuk menghubungkan konsep yang telah dipelajari. Aktivitas numerasi digital berada pada tingkat sederhana, meliputi membaca data, menghitung jumlah, membandingkan data, menghitung persentase sederhana, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.
4. Struktur Materi
Materi disusun sebagai pengantar yang merefleksikan pembelajaran sebelumnya di kelas VII dan VIII serta mempersiapkan peserta didik untuk pembelajaran di kelas IX. Integrasi numerasi digital dilakukan melalui kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyajikan, dan interpretasi data sederhana mengenai pengalaman belajar Informatika peserta didik.
5. Integrasi Nilai dan Karakter
- Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Menyadari bahwa semua makhluk ciptaan Tuhan YME harus dihormati, yang tercermin dalam cara berkomunikasi yang baik di dunia nyata maupun digital.
- Bernalar Kritis: Menganalisis keterhubungan antar elemen Informatika, membaca data, membandingkan informasi, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti.
- Kreativitas: Merancang peta konsep, tabel, atau visualisasi data yang informatif dan menarik.
- Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja dalam kelompok untuk mendiskusikan dan membuat peta konsep serta mengolah data sederhana.
- Kemandirian: Mengerjakan tugas refleksi secara individu dan mempersiapkan buku kerja siswa.
- Kepedulian: Menumbuhkan karakter warga digital yang baik dan peduli terhadap dampak teknologi dalam kehidupan bermasyarakat.
- Numerasi Digital: Mengembangkan kemampuan menggunakan teknologi digital untuk memahami, mengolah, menyajikan, dan menginterpretasikan data sederhana secara bertanggung jawab.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Berpikir Komputasional: Menerapkan berpikir komputasional untuk problem dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menghadapi masalah komputasi; memahami konsep himpunan data terstruktur dalam kehidupan sehari-hari; memahami konsep lembar kerja pengolah data; menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil; serta menuliskan sekumpulan instruksi dengan menggunakan sekumpulan kosakata terbatas atau simbol dalam format pseudocode.
Literasi Digital: Memahami cara kerja dan penggunaan mesin pencari di internet; mengetahui kualitas informasi dan kredibilitas sumber informasi digital; mengenal ekosistem media pers digital; membedakan fakta, opini, dan hoaks; memahami pemanfaatan perangkat teknologi pengolah dokumen, lembar kerja, dan presentasi; mampu mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja komputer; memahami konsep dan penerapan konektivitas jaringan lokal dan internet baik kabel maupun nirkabel; mengetahui jenis ruang publik virtual; memahami pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk produksi dan diseminasi konten; memahami pentingnya menjaga rekam jejak digital, mengamalkan toleransi dan empati di dunia digital, memahami dampak perundungan digital, membuat kata sandi yang aman; memahami pengamanan perangkat dari berbagai jenis malware, memilah informasi yang bersifat privat dan publik, melindungi data pribadi dan identitas digital serta memiliki kesadaran penuh (mindfulness) dalam dunia digital.
Numerasi Digital: Peserta didik mampu menggunakan perangkat dan media digital untuk membaca, mengolah, menyajikan, dan menginterpretasikan data sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari dan pembelajaran Informatika; melakukan perhitungan dasar seperti jumlah, selisih, dan persentase sederhana; menyajikan data dalam bentuk tabel atau diagram; serta menarik kesimpulan berdasarkan informasi kuantitatif yang diperoleh.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
C. TUJUAN PEMBELAJARAN (Pertemuan 1: 2 JP)
- Menjelaskan pentingnya Informatika dan kontribusinya terhadap mata pelajaran lain.
- Menjelaskan kontribusi Informatika dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila.
- Membuat peta konsep yang merefleksikan dan menghubungkan konsep-konsep dari delapan elemen Informatika kelas VII dan VIII.
- Menyusun rencana pembelajaran Informatika untuk kelas IX berdasarkan daftar materi yang diberikan.
- Mengumpulkan dan mengelompokkan data sederhana mengenai pengalaman belajar/minat siswa terhadap 8 elemen.
- Mengolah data sederhana menggunakan perangkat digital dengan perhitungan jumlah, selisih, dan persentase.
- Menyajikan data hasil pengolahan dalam bentuk tabel atau diagram sederhana.
- Membaca dan menginterpretasikan data untuk menemukan informasi penting serta menarik kesimpulan.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Topik pembelajaran akan dikaitkan dengan pengalaman belajar peserta didik selama dua tahun terakhir di SMP, merefleksikan bagaimana konsep-konsep Informatika telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana konsep tersebut akan didalami lebih lanjut di kelas IX untuk menyelesaikan masalah nyata dan menjadi warga digital yang cerdas. Peserta didik juga diajak memahami bahwa pengalaman belajar dapat direpresentasikan dalam bentuk data. Melalui survei sederhana mengenai minat atau pengalaman belajar Informatika, peserta didik mengumpulkan data, mengolahnya menggunakan perangkat digital, menyajikannya dalam bentuk tabel atau diagram, kemudian menginterpretasikan hasilnya.
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
1. PRAKTIK PEDAGOGIK
Model Pembelajaran: Discovery Learning, Pembelajaran Berbasis Proyek (Mini-Project).
Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning).
• Mindful Learning: Peserta didik diajak untuk sadar penuh dalam merefleksikan perjalanan belajar mereka selama ini, mengidentifikasi benang merah antar materi, memahami data yang mereka hasilkan, dan menyadari pentingnya Informatika dalam kehidupan.
• Meaningful Learning: Pembelajaran menjadi bermakna karena peserta didik menghubungkan pengetahuan lama dari kelas VII-VIII dengan pengetahuan baru di kelas IX serta menghubungkannya dengan data nyata yang mereka kumpulkan sendiri.
• Joyful Learning: Pembelajaran dibuat menyenangkan melalui aktivitas kelompok yang kolaboratif dan kreatif, seperti membuat peta konsep, melakukan survei sederhana, mengolah data digital, membuat diagram, dan mempresentasikan hasil.
Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, tanya jawab, survei sederhana, praktik pengolahan data digital, presentasi, dan penugasan.
2. STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Diferensiasi Konten: Guru menyediakan ringkasan materi dalam berbagai format seperti teks, poin-poin, peta konsep, tabel, dan contoh visualisasi data.
Diferensiasi Proses: Peserta didik dapat memilih untuk bekerja secara individu atau kelompok pada tahap curah pendapat dan pengumpulan data.
Diferensiasi Produk: Peserta didik diberi kebebasan untuk membuat peta konsep dan menyajikan hasil pengolahan data dalam format digital atau manual sesuai minat dan fasilitas yang tersedia.
3. KEMITRAAN PEMBELAJARAN
Lingkungan Sekolah: Berkolaborasi dengan guru mata pelajaran lain untuk menunjukkan relevansi Informatika dalam mendukung pembelajaran mereka.
Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua dapat dilibatkan untuk berdiskusi tentang pentingnya menjadi warga digital yang bijak di rumah.
Mitra Digital: Menggunakan platform atau aplikasi pembuat peta pikiran serta lembar kerja digital yang tersedia.
4. LINGKUNGAN BELAJAR
Ruang Fisik: Pengaturan tempat duduk dibuat berkelompok; Menyediakan area memajang hasil peta konsep; Laboratorium komputer jika tersedia.
Ruang Virtual: Google Classroom/platform serupa, aplikasi kolaboratif curah pendapat, lembar kerja digital.
Budaya Belajar: Suasana kelas terbuka, reflektif, apresiatif, menghargai keberagaman pendapat, serta terbiasa menggunakan data berbasis bukti.
5. PEMANFAATAN DIGITAL
Perpustakaan Digital/Sumber Daring, Forum Diskusi Daring, Penilaian Daring, Media Presentasi Digital, dan Media Publikasi Digital (blog kelas/medsos sekolah dengan etika digital).
6. NUMERASI DIGITAL
Numerasi Digital diintegrasikan melalui aktivitas peserta didik dalam menggunakan teknologi digital untuk memahami dan mengolah data sederhana:
- Mengumpulkan data sederhana melalui survei kelas.
- Mengelompokkan data berdasarkan delapan elemen Informatika.
- Menghitung jumlah responden pada setiap kategori.
- Membandingkan data untuk menentukan nilai tertinggi dan terendah.
- Menghitung persentase sederhana.
- Menyajikan data dalam bentuk tabel atau diagram.
- Membaca dan menginterpretasikan data.
- Menarik kesimpulan berdasarkan data & menyampaikan hasil analisis.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
KEGIATAN PENDAHULUAN
15 MENIT- Orientasi dan Doa: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama. (Mindful)
- Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Informatika memiliki delapan elemen yang saling berhubungan. Apa saja elemen tersebut?" Guru mengaitkan jawaban dengan pengalaman kelas VII & VIII.
- Aktivasi Numerasi Digital: Guru bertanya: "Elemen mana yang paling kalian sukai?" setelah jawaban awal, guru bertanya: "Bagaimana kita dapat mengetahui elemen yang paling disukai seluruh kelas secara lebih akurat?" Mengarahkan ke konsep data, survei, tabel, diagram, dan kesimpulan.
- Motivasi: Menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi "peta perjalanan" belajar sekaligus belajar mengolah data opini menjadi data digital.
- Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
KEGIATAN INTI
50 MENITTahap 1 – Mengamati dan Menanya: Guru mereviu singkat 8 elemen Informatika & Profil Pelajar Pancasila, mendorong siswa bertanya. (Mindful, Meaningful)
Tahap 2 – Aktivitas Kelompok I (Peta Konsep): Siswa dibagi menjadi 8 kelompok. Setiap kelompok membuat peta konsep merangkum 1 elemen Informatika (pilihan: digital mind-map atau manual kertas plano). (Joyful, Kolaborasi, Bernalar Kritis)
Tahap 3 – Aktivitas Numerasi Digital: Lakukan survei kelas preferensi 8 elemen dengan tabel pengumpulan data:
| No. | Elemen Informatika | Jumlah Siswa yang Memilih |
|---|---|---|
| 1 | Berpikir Komputasional | ... |
| 2 | TIK | ... |
| 3 | Sistem Komputer | ... |
| 4 | Jaringan Komputer dan Internet | ... |
| 5 | Analisis Data | ... |
| 6 | Algoritma dan Pemrograman | ... |
| 7 | Dampak Sosial Informatika | ... |
| 8 | Praktik Lintas Bidang | ... |
Siswa menginput ke lembar kerja digital, menghitung jumlah, elemen tertinggi/terendah, selisih, persentase, membuat diagram batang/lingkaran, dan menuliskan kesimpulan. (Numerasi Digital, TPACK, Bernalar Kritis)
Tahap 4 – Mengomunikasikan: Setiap kelompok mempresentasikan peta konsep, hasil pengolahan data, diagram, dan kesimpulan. (Komunikasi, Kolaborasi)
Tahap 5 – Merencanakan: Guru menampilkan "Tabel 1.1 Daftar Materi dan Aktivitas Informatika Kelas IX". Siswa menyalin dan menyusun rencana kegiatan semester ganjil/genap di buku kerja. (Kemandirian)
• Proses: Guru berkeliling memfasilitasi diskusi.
• Produk: Peta konsep & visualisasi data dibuat digital/manual.
• Dukungan Numerasi: Bimbingan khusus rumus/perhitungan bagi yang kesulitan; Tantangan komparasi persentase lanjutan bagi yang mahir.
KEGIATAN PENUTUP
15 MENIT- Refleksi: Merenungkan apakah menyukai Informatika, elemen paling disukai, pentingnya data sebelum mengambil kesimpulan, dan tantangan kelas IX. (Mindful, Meaningful, Numerasi Digital)
- Rangkuman: Menyimpulkan keterhubungan 8 elemen, peran data, dan kesiapan belajar kelas IX.
- Tindak Lanjut: Mengingatkan penyiapan Jurnal dan Buku Kerja Siswa.
- Penutup: Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. ASESMEN DIAGNOSTIK
2. ASESMEN FORMATIF
Meliputi Tanya Jawab materi, Diskusi Kelompok (keaktifan, kolaborasi, kritis), Observasi kerja kelompok & presentasi, Penilaian Produk (draf peta konsep, tabel, diagram), serta Praktik Numerasi Digital (ketepatan input data, hitungan, persentase, dan diagram).
3. ASESMEN SUMATIF
Meliputi Penilaian Produk Proyek (Peta Konsep & Produk Numerasi Digital), Praktik Kinerja Presentasi, serta Tes Tertulis berikut:
A. Contoh Pilihan Ganda
1. Fondasi berpikir yang menjadi dasar utama dalam mempelajari Informatika adalah...
a. Teknologi Informasi dan Komunikasi | b. Analisis Data | c. Berpikir Komputasional | d. Algoritma dan Pemrograman | e. Sistem Komputer
2. Berikut ini yang bukan merupakan dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila yang diasah melalui pelajaran Informatika adalah...
a. Bernalar Kritis | b. Bergotong Royong | c. Mandiri | d. Individualistis | e. Kreatif
3. Dalam "bangunan" pilar Informatika, elemen yang menjadi atap atau tujuan penggunaan teknologi untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari adalah...
a. Berpikir Komputasional (BK) | b. Praktik Lintas Bidang (PLB) | c. Dampak Sosial Informatika (DSI) | d. TIK | e. Analisis Data (AD)
4. Saat kalian belajar membuat karya interaktif seperti animasi dan permainan sederhana menggunakan Scratch, kalian sedang mempelajari elemen...
a. Sistem Komputer (SK) | b. JKI | c. Analisis Data (AD) | d. Algoritma dan Pemrograman (AP) | e. DSI
5. Tujuan utama dari elemen Praktik Lintas Bidang (PLB) adalah...
a. Hanya belajar aplikasi perkantoran | b. Menghasilkan artefak komputasional sebagai solusi permasalahan | c. Memahami keras komputer | d. Menghafal internet | e. Keamanan media sosial
B. Contoh Soal Numerasi Digital
6. Hasil survei terhadap 32 peserta didik menunjukkan bahwa 12 peserta didik memilih Algoritma dan Pemrograman sebagai elemen Informatika yang paling disukai. Persentase peserta didik yang memilih elemen tersebut adalah...
a. 25% | b. 30% | c. 37,5% (Kunci) | d. 40% | e. 42,5%
7. Berdasarkan data survei kelas, elemen Informatika A dipilih oleh 15 peserta didik, sedangkan elemen Informatika B dipilih oleh 9 peserta didik. Selisih jumlah peserta didik yang memilih kedua elemen tersebut adalah...
a. 4 | b. 5 | c. 6 (Kunci) | d. 7 | e. 8
8. Sebuah diagram menunjukkan bahwa dari 40 peserta didik, 10 peserta didik memilih Sistem Komputer sebagai elemen Informatika yang paling disukai. Persentase peserta didik yang memilih Sistem Komputer adalah...
a. 10% | b. 20% | c. 25% (Kunci) | d. 30% | e. 40%
C. Soal Esai
- Jelaskan dengan bahasamu sendiri, mengapa Informatika bukan hanya tentang cara menggunakan komputer atau aplikasi, tetapi merupakan sebuah disiplin ilmu!
- Bagaimana pelajaran Informatika dapat membantu membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam dimensi Bernalar Kritis dan Bergotong Royong? Berikan contoh aktivitasnya!
- Mengapa data perlu disajikan dalam bentuk tabel atau diagram? Jelaskan manfaatnya dalam memahami suatu informasi!
- Sebuah kelas melakukan survei tentang elemen Informatika yang paling disukai. Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan mulai dari mengumpulkan data, mengolah data menggunakan perangkat digital, menyajikan data, hingga menarik kesimpulan!
H. RUBRIK ASESMEN NUMERASI DIGITAL
| Aspek yang Dinilai | Sangat Baik | Baik | Cukup | Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Mengumpulkan Data | Data lengkap dan sesuai tujuan | Data cukup lengkap | Data kurang lengkap | Belum mampu mengumpulkan data |
| Mengolah Data | Pengolahan sangat tepat | Ada sedikit kesalahan | Beberapa kesalahan | Belum mampu mengolah data |
| Perhitungan | Semua perhitungan tepat | Ada 1 kesalahan kecil | Beberapa kesalahan | Banyak kesalahan |
| Penyajikan Data | Tabel/diagram sangat jelas dan sesuai | Tabel/diagram cukup jelas | Tabel/diagram kurang tepat | Belum mampu menyajikan |
| Interpretasi | Mampu menjelaskan data secara tepat dan kritis | Mampu menjelaskan data dengan cukup tepat | Interpretasi masih terbatas | Belum mampu menginterpretasikan |
| Kesimpulan | Kesimpulan sesuai data dan logis | Kesimpulan cukup sesuai | Kesimpulan kurang didukung data | Belum mampu membuat kesimpulan |
I. REFLEKSI PESERTA DIDIK
Peserta didik menjawab pertanyaan berikut:
- Apa hal baru yang saya pelajari tentang Informatika?
- Elemen Informatika apa yang paling menarik bagi saya?
- Apa yang saya pelajari tentang data dan informasi?
- Apakah saya dapat menggunakan perangkat digital untuk mengolah data sederhana?
- Apa kesulitan saya saat membaca atau menginterpretasikan data?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan kemampuan numerasi digital saya?
- Bagaimana data membantu saya membuat kesimpulan yang lebih baik?
J. REFLEKSI GURU
Guru melakukan refleksi terhadap:
- Apakah peserta didik mampu menghubungkan kembali delapan elemen Informatika?
- Apakah peserta didik mampu membuat peta konsep yang menunjukkan keterhubungan antar konsep?
- Apakah peserta didik mampu mengumpulkan dan mengolah data sederhana?
- Apakah peserta didik mampu menggunakan perangkat digital untuk menyajikan data?
- Apakah peserta didik mampu membaca dan menginterpretasikan data?
- Apakah integrasi Numerasi Digital membuat pembelajaran Informatika lebih bermakna?
- Peserta didik mana yang memerlukan penguatan dalam literasi digital dan numerasi digital?
- Strategi apa yang perlu diperbaiki pada pembelajaran berikutnya?
K. TINDAK LANJUT
Pendampingan data jumlah lebih kecil, tabel terstruktur disiapkan, contoh perhitungan sederhana, latihan membaca diagram, serta pendampingan lembar kerja digital.
Tantangan mengolah data jumlah responden lebih banyak, visualisasi data lebih informatif, membandingkan dua kelompok data, serta menuliskan analisis kesimpulan mendalam.
L. PENUTUP
Dengan integrasi Numerasi Digital, pembelajaran Bab 1 tidak hanya berfokus pada pengenalan kembali delapan elemen Informatika dan refleksi pembelajaran kelas VII-VIII, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik untuk menggunakan data sebagai dasar berpikir dan mengambil kesimpulan. Peserta didik tidak hanya belajar tentang Informatika, tetapi juga mempraktikkan Informatika melalui kegiatan mengumpulkan data, mengolah data dengan perangkat digital, membuat visualisasi, membaca informasi kuantitatif, dan mengambil kesimpulan berdasarkan bukti.
Mengetahui,
Kepala UPT SMP NEGERI 1 SUPPA
HAERUDDIN, S.Pd.
NIP. 197810112005021005
PINRANG, 13 JULI 2026
Guru Mata Pelajaran Informatika
KAHARUDDIN, S.Pd., M.Pd.Gr.
NIP. 199609122019031006